Cerita Kartini

Thursday, 25 April 2013

;Untuk Kartini yang Dicipta Belanda

Senja itu kau bilang hujan hanya basah, terkadang membeku atau sesekali menggigil. Sementara kau sibuk tentang hujan yang hanya basah itu, mendadak kau bilang hujan juga selalu sepi dengan sunyi yang lepas dari senyapnya tetes hujan. Tiba-tiba, kau pun lenyap menguap bersama sisa tetes hujan di atas rumput taman, entah bagaimana..

Raja di Sebuah Negara

Sunday, 7 April 2013
Katanya, terlalu serius itu tidak baik; buat urat saraf kita tertarik dan lama kelamaan bisa putus; buat otot muka kita mengendur lalu muncul keriput di setiap sudut muka; buat kita tidak bisa tidur lalu kantung mata kita membengkak. Berangkat dari perkataan itu seseorang mulai bercanda dengan hidupnya, tanggung-jawabnya dan segalanya.

DAJJAL

Sunday, 2 December 2012
Langit terlihat membelah dua bagian. Kata para ilmuwan geografi itu adalah pertanda akan terjadi suatu bencana yang sangat besar. Memang benar pada saat itupun terjadi badai dan banjir yang sangat besar. Hujan besar yang disertai angin ribut. Tiba-tiba diujung belahan langit itu ada pesawat terbang yang jatuh menggetarkan daratan. Puing-puing pesawat pun berserakan dimana-mana. Ada seorang wanita berambut panjang bermuka pucat yang jatuh dari pesawat itu. setengah badannya hancur. Namun aneh, badannya kembali utuh. Dia berlari mengejar sesuatu yang tak pasti. Dengan cepat dan tepatnya dia berada di depan mukaku! Wajahnya begitu mengerikan dengan tatapan mata yang

Harapan Kebahagiaan

Friday, 5 October 2012

Andai saja kamu tahu, di dunia ini terdapat banyak hal yang sangat berharga. Hal berharga di setiap pandangan orang itu pasti berbeda-beda. Umumnya seperti gunung emas, segenggam berlian, gemerlap puncak karir, dan berbagai hal yang berharga lainnya. Aku tidak menampik hal seperti itu, namun ku rasa ada yang lebih berharga dari itu semua yaitu setumpuk harapan kebahagiaan. Harapan kebahagiaan yang tak dapat terprediksikan akan keberadaannya. Entah itu dapat terwujud ataukah hanya sebuah harapan?

Sabar Sebentar

Sunday, 23 September 2012

Pada alur, biasanya banyak yang berbicara tentang baik-buruk. Entah mungkin itu sebuah kebiasaan, sebuah penghinaan, subuah perbandingan atau bahkan sebuah ketidaktahuan. Yang datar pada biasanya mungkin adalah maklum, dianggap normal, atau mungkin dibiaarkan karna tidak penting untuk diperhatikan. Tapi, entah kenapa, yang mengganjal ini mungkin rasa, atau apa? Entah

Kalau juga berniat disusun, panjangnya mungkin lebih dari ribuan kilometer. Bulat Bumi tiga kali bisa diputari. Ini baru seperempat, itu pun belum tergenapi sempurna. Belum lagi yang setengah, bagaimana dengan yang sudah mendekati satu. Manusia tidak pernah diajari sombong oleh kitab suci mana pun, oleh agama mana pun, oleh budaya mana pun. Tapi manusia juga tak pernah diajari bagaimana untuk tidak lupa. Lupa itu mungkin penyakit, yang harus disembuhkan bukan diajarkan. Mungkin.